Bahaya Asam Urat Jika Tidak Diobati

By | January 2, 2017

Sering mengalami sakit dan linu pada persendian, terutama pada waktu malam hari? Waspada, bisa jadi itu pertanda gejala awal dari penyakit asam urat. Nah, postingan kali ini kami akan membahas tentang Bahaya Asam Urat Jika Tidak Diobati.

Bahaya Asam Urat Jika Tidak Diobati

Bahaya Asam Urat Jika Tidak DiobatiAsam urat dalam darah yang berlebih dapat membentuk kristal padat di dalam sendi hingga akhirnya menimbulkan penyakit yang disebut asam urat atau gout. Jika tidak diobati, kristal asam urat dapat menimbulkan berbagai penyakit atau kondisi berbahaya lainnya. Berikut beberapa bahaya asam urat yang disarankan untuk dihindari.

  • Tophi. Bahaya asam urat yang tidak diobati ialah dapat menyebabkan penumpukan kristal asam urat di bawah kulit hingga akhirnya membentuk benjolan kecil berwarna putih atau kuning yang disebut tophi. Tophi biasanya muncul di ibu jari kaki,  siku, lengan, telinga, jari tangan, lutut, tumit, atau sepanjang punggung pergelangan kaki.Tophi biasanya tidak menimbulkan nyeri. Namun, jika serangan asam urat datang, tophi bisa meradang menjadi bengkak dan terasa sakit. Selain itu, tophi juga dapat menciptakan cairan seperti pasta gigi, hingga membuat penderitanya kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari.
  • Batu ginjal. Asam urat dapat menumpuk di ginjal hingga menyebabkan batu ginjal yang menyakitkan. Banyaknya batu ginjal yang disebabkan oleh asam urat dalam tubuh dapat mengganggu fungsi atau kinerja ginjal kita.
  • Kerusakan sendi. Jika tidak diobati, serangan asam urat akan berkepanjangan dan lebih sering terjadi. Akibatnya, kemungkinan jaringan sendi menjadi rusak permanen pun akan meningkat. Bahaya asam urat bahkan bisa membuat sendi bengkok dan tidak bisa bergerak. Jika serius, sendi yang rusak kemungkinan perlu diperbaiki atau diganti melalui prosedur operasi.
  • Penyakit ginjal. Bahaya asam urat diduga dapat membuat penderitanya akan terkena penyakit ginjal, hingga berakhir dengan kondisi gagal ginjal. Namun, pernyataan ini masih diperdebatkan di antara pada ahli.
  • Penyakit jantung. Penyakit asam urat umum terjadi pada penderita gagal jantung, tekanan darah tinggi, dan penyakit arteri koroner.
  • Diabetes. Suatu penelitian menunjukkan bahwa kadar  asam urat yang tinggi dalam darah juga dipercaya berhubungan dengan peningkatan risiko diabetes hingga 20% lebih tinggi.
  • Kurang tidur. Serangan asam urat paling sering terjadi pada malam hari hingga membuat penderitanya terbangun. Nyeri asam urat yang terus-menerus bisa membuat penderitanya mengalami gangguan tidur.
  • Cacat. Rasa sakit dari serangan asam urat dapat membuat penderitanya susah berjalan, kesulitan melakukan pekerjaan rumah tangga dan mengerjakan kegiatan sehari-hari, hingga mengakibatkan kerusakan sendi atau cacat permanen.
  • Emosi dan psikologi. Bahaya asam urat seperti kurang tidur, kesulitan melakukan pekerjaan sehari-hari, hingga cacat permanen pada gilirannya dapat menyebabkan kelelahan, stres, perubahan suasana hati, atau depresi pada penderitanya.

Selain berbagai penyakit di atas, bahaya asam urat juga bisa menimbulkan penyakit katarak, sindrom mata kering, atau pengkristalan asam urat di dalam paru-paru. Jika Anda memiliki penyakit asam urat, jangan lupa untuk berobat agar tidak terkena penyakit-penyakit lainnya. Simak Juga Obat Asam Urat Herbal Tanpa Efek Samping

Simpan

Simpan

Be Sociable, Share!