Bahaya Tetanus

By | September 2, 2016

Bahaya Tetanus dan Cara Pencegahannya

Bahaya Tetanus – Tetanus adalah infeksi sistem saraf dengan jenis bakteri yang berpotensi mematikan, yang disebut Clostridium tetani. Tahukah Anda? Penyakit tetanus juga dikenal dengan istilah “lockjaw” karena biasanya penderita akan mengejang dan menutup rahangnya. Tetanus yang kita kenal disebabkan oleh luka-luka dari benda berkarat seperti paku, dan besi kawat.

Ulasan Singkat Tentang Fakta Tetanus

Bahaya Tetanus

  • Tetanus biasa disebut “Lockjaw”, disebabkan oleh bakteri yang sebagian besar hadir dalam tanah, pupuk kandang, dan dalam saluran pencernaan hewan dan manusia. Tetanus tidak menular dan tidak dapat ditularkan dari orang ke orang. Bakteri sering memasuki tubuh melalui luka tusukan, yang dapat menjadi kecil seperti tusukan jarum, atau luka akibat paku yang berkarat atau pisau kotor.
  • Bakteri tetanus tidak bertahan di hadapan oksigen, itu sebabnya luka tusukan yang tidak mengalami pendarahan sangat banyak dan dilindungi oleh jaringan dan kulit dari paparan langsung ke udara, yang lingkungan yang sempurna untuk tetanus bakteri berkembang biak dan menyebabkan infeksi. #Bahaya Tetanus
  • Masa inkubasi untuk infeksi tetanus, dari waktu terpapar munculnya gejala pertama, bisa tiga hari sampai tiga minggu. Gejala termasuk kekakuan otot rahang dan leher, sakit kepala, lekas marah, demam, dan menggigil. Sebagai penyakit berlangsung, tubuh menjadi kaku dan terkunci dalam kejang dengan kepala ditarik kembali, dan kaki dan kaki diperpanjang. rahang menjadi tidak dapat membuka dengan kesulitan menelan dan kejang-kejang juga dapat terjadi. #Bahaya Tetanus

Bahaya Tetanus : Gejala Penyakit Tetanus

Gejala Tetanus

Tetanus sering dimulai dengan kejang ringan pada otot-otot rahang (Lockjaw). Kejang juga dapat mempengaruhi dada, leher, punggung, dan otot perut. Kembali kejang otot sering menyebabkan melengkung, disebut opistotonus.

Kadang-kadang kejang mempengaruhi otot-otot yang membantu dengan pernapasan, yang dapat menyebabkan masalah pernapasan. Tindakan otot yang berkepanjangan menyebabkan kontraksi tiba-tiba, kuat, dan menyakitkan dari kelompok otot. Ini disebut tetani. episode ini dapat menyebabkan patah tulang dan air mata otot. Bahaya Tetanus

Gejala lain termasuk :

  • Drooling (Air Liur)
  • Keringat berlebihan
  • Demam
  • Tangan atau kaki kejang
  • Sifat lekas marah
  • Kesulitan menelan
  • Buang air kecil tidak terkontrol atau buang air besar.

Pencegahan Tetanus

Bahaya Tetanus-, Mencegah tetanus melalui vaksinasi adalah jauh lebih baik daripada mengobatinya. Pada anak-anak, vaksin tetanus diberikan sebagai bagian dari vaksin DPT (difteri, pertusis, tetanus). Dewasa sebaiknya menerima booster.

Pada seseorang yang memiliki luka, jika:

  • Telah menerima booster tetanus dalam waktu 5 tahun terakhir, tidak perlu menjalani vaksinasi lebih lanjut
  • Belum pernah menerima booster dalam waktu 5 tahun terakhir, segera diberikan vaksinasi.
  • Belum pernah menjalani vaksinasi atau vaksinasinya tidak lengkap, diberikan suntikan immunoglobulin tetanus dan suntikan pertama dari vaksinasi 3 bulanan.

Setiap luka (terutama luka tusukan yang dalam) harus dibersihkan secara seksama karena kotoran dan jaringan mati akan mempermudah pertumbuhan bakteri Clostridium tetani. #Bahaya Tetanus

Bahaya Tetanus Pada Anak dan Ibu Hamil

Bahaya Tetanus-, Tetanus secara bahasa diambil dari bahasa yunan yaitu tetanos dari asal kata teinein yang berarti menegang. Infeksi tetanus sangat berbahaya karena bisa mengeluarkan racun toksin yang bersifat neourotoksik. Pada mulanya, infeksi tetanus akan menyebabkan kejang otot dan syaraf perifer setempat. Tetani ini bisa muncul disebabkan karena salah perawatan pada luka yang dalam.

Bakteri tetani tersebut akan mengalami inkubasi di dalam tubuh manusia. Dalam prosesnya akan mengeluarkan toksin. Toksin inilah yang sangat berbahaya bagi kesehatan manusia. Toksin ini dapat membunuh seld darah merah, menghancurkan leukosit, hingga terjadi ketegangan dan spaste otot. #Bahaya Tetanus

Bahaya tetanus yang mengerikan bisa terjadi pada seorang bayi atapun anak kecil. Tetanus yang sering menyerang anak-anak adalah tetanus neonatorium. Jenis bakteri tetanus ini bahkan bisa menyebabkan kematian karena efek kejang, sianosis, hingga berhentinya pernapasan anak. Bahkan hasil riset menunjukkan, efek kematian yang disebabkan oleh tetanus mencapai 50 %. Artinya, bagi usia anak yang pernah terinfeksi tetanus, separuh diantaranya meninggal dunia. Oleh karena itu Tetanus merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia.

Jika Anda atau kerabat Anda sedang mencari pengobatan tetanus secara alami serta aman tanpa efek samping. Kini Anda tidak usah khawatir, karena telah hadir pengobatan tetanus berkhasiat serta ampuh yaitu dengan cara mengkonsums obat herbal QnC Jelly Gamat. Untuk Informasi selanjutnya silakan Klik text di samping => Obat Tetanus Herbal Alami Tradisional

Bahaya Tetanus dan Cara Pencegahannya

Be Sociable, Share!