Penyebab Gatal Di Miss V

By | May 6, 2016

Lalu apa saja Penyebab Gatal Di Miss V yang sering Anda alami? Simak Ulasan di Bawah Berikut Ini.

Penyebab Gatal Di Miss V_ Apakah Anda pernah mengalami gatal di sekitar organ kewanitaan (area miss v)? Sebenarnya gatal-gatal pada vagina adalah sesuatu yang umum terjadi dan normal. Faktanya, Anda tak sendirian. Penelitian menyebut bahwa 80 persen perempuan pernah mengalami kondisi ini. Namun, kamu jangan membiarkan dan menyepelekan hal ini!

Gatal di Miss V seringkali mengganggu aktivitas karena rasa tidak nyaman yang dihadirkannya. Dalam kasus yang jarang terjadi, stres juga bisa memicu Miss V gatal. Gatal di area miss v merupakan gejala tak nyaman yang disebabkan oleh infeksi, iritasi zat tertentu dan menopause. Biasanya keluhan ini akan membaik dengan sendirinya. Tapi mengetahui sumber penyebab bisa mencegah Anda untuk mengalami gatal di area vagina. Yuk ketahui penyebab apa saja yang memicu gatal di organ kewanitaan.

Penyebab Gatal Di Miss VMiss V merupakan organ penting dalam kehidupan perempuan. Karena letaknya yang tersembunyi tapi bukan berati bisa luput dari kontaminasi bahaya. Gatal pada area miss V bisa disebabkan oleh jamur atau reaksi alergi. Jamur bisa muncul karena aktivitas seks atau keputihan atau terlalu lembab di area miss V, asupan gula berlebihan dalam tubuh, lalu antibiotik, dan mungkin dikarenakan oleh lemahnya sistem kekebalan tubuh.#Penyebab Gatal Di Miss V

Sebenarnya terdapat bakteri baik yang penting di daerah vagina untuk menjaga keseimbangan ph. Namun ketika pertumbuhan bakteri sangat berlebih didaerah vagina atau ketika bakteri jahat mulai mendominasi vagina, gatal-gatal akan mulai terasa.

Baca Juga: Cara Efektif Usir Gatal Pada Vagina

Penyebab Gatal Di Miss V

Penyebab Gatal di Miss V_Umumnya gatal dan iritasi di area miss V sebenarnya bukan hal yang perlu dikhawatirkan. Dengan pengobatan dan menghindari pemicunya, biasanya gatal bisa diatasi. Tetapi rasa gatal juga bisa menjadi pertanda adanya infeksi. Karena itu jika rasa gatal berlangsung lama dan diikuti bau tak sedap, segera konsultasikan dengan dokter.

Berikut adalah penyebab tersering dari rasa gatal, iritasi, dan rasa terbakar di area keawanitaan :

  1. Infeksi Jamur
    Infeksi timbul ketika jamur tumbuh berlebihan di Miss V dan vulva. Gejala yang timbul biasanya disertai dengan pembengkakan, rasa gatal dan iritasi.
  2. Bakteri
    Hal ini disebabkan oleh perubahan jumlah bakteri tertentu dalam vagina. Normalnya, bakteri ‘baik’ (lactobacilli) melebihi jumlah bakteri ‘buruk’ (anaerob) dalam vagina Anda. Tetapi jika yang terjadi sebaliknya, hal ini bisa menyebabkan vaginosis bakteri. Gejala yang timbul antara lain peradangan, rasa terbakar, gatal-gatal dan bau tak sedap.
  3. Stres
    Stres merupakan penyebab kebanyakan terjadinya penyakit kronis yang mungkin banyak diderita orang saat ini. Pasalnya, stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh dan menempatkan orang dengan berbagai risiko infeksi, salah satunya memicu gatal di area miss V. Dalam kondisi ini yang bisa Anda lakukan adalah mengonsumsi banyak air putih dan menghindarkan diri dari hal yang memicu stres.
  4. Trichomoniasis
    Trichomoniasis adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Kondisi memicu timbulnya gatal, rasa terbakar dan peradangan di organ intim Anda.
  5. Hormon
    Perubahan kadar hormon akibat kehamilan, menopause atau periode haid dapat menyebabkan gatal-gatal di area miss V.
  6. Iritasi
    Penggunaan sabun berbahan kimia seperti deterjen dan pewangi saat mencuci pakaian dalam bisa menyebabkan kulit vagina gatal.
  7. Mencukur bulu vagina
    Kondisi vagina setelah dicukur bagian rambutnya juga dapat memicu rasa gatal. Salah satu cara untuk mengatasinya adalah mengoleskan krim pelembab yang khusus untuk daerah kewanitaan.
  8. Vaginitis
    Ketika keseimbangan bakteri baik di vagina terganggu, infeksi ini biasanya akan muncul. Gejala vaginitis termasuk gatal, iritasi, radang di daerah vulva dan bau tak sedap. Oleh karena itu pastikan untuk menghindari sabun pembersih kewanitaan untuk mencegah risiko ini.
  9. Sklerosus Lichen
    Ini adalah kondisi umum yang menyebabkan bercak putih tipis seperti panu di sekitar vulva. Biasanya perempuan yang telah menopause lebih mungkin mengalami keluhan ini.
  10. Menopause
    Memasuki masa menopause, perempuan akan mengalami berbagai perubahan salah satunya adalah Miss V menjadi kering. Akibatnua miss V rentan terinfeksi berbagai bakteri yang memicu rasa gatal.

Perlu kamu ketahui penyebab utama dari timbulnya risiko serangan penyakit adalah dari diri kamu sendiri yang sering kali mengabaikan kesehatan dan kebersihan diri terutama kebersihan organ intim wanita. Penyebab Gatal Di Miss V,-

Penyebab Gatal Di Miss VMenurut Dr Marilyn Glenville PhD Nutritionist, Untuk mencegah bau aneh, seorang wanita disarankan menjaga keseimbangan asam basa yang memungkinkan bakteri baik terkontaminasi. Gejala munculnya bakteri bisa ditandai dengan gatal-gatal, nyeri dan kemerahan serta keputihan berwarna abu-abu atau kuning dengan bau amis, terutama setelah berhubungan seks.

Gatal di daerah kewanitaan dapat disebabkan karena vagina yang lembap dan kebersihannya kurang terjaga. Selain itu, pembalut juga dapat menyebabkan gatal karena iritasi atau alergi.

Nah, Oleh karena itu Anda harus selalu menjaga kebersihan area Miss V Anda agar tidak terkontaminasi kuman dan bibit penyakit yang mungkin dapat terjadi kapan saja. Bukan hanya tubuh semata yang perlu Anda jaga dan mendapatkan perlakuan khusus,  tapi miss V juga ya. Perlakuan yang baik akan menghindarkan Anda dari Gatal Pada Area Miss V . #Penyebab Gatal Di Miss V

Post By : http://jellygamatgoldgplus.com

Penyebab Gatal Di Miss V

Be Sociable, Share!