Obat Diabetes Herbal

By | February 1, 2017

Selamat datang di www.jellygamatgoldgplus.com, situs resmi yang siap memberikan anda solusi terbaik untuk anda yang menderita penyakit diabetes secara ALAMI, AMAN, dan NYAMAN.

Melayani pemesanan ke seluruh wilayah Indonesia dengan pelayanan PESANAN SAMPAI BARU TRANSFER PEMBAYARAN & MEMBERIKAN JAMINAN GARANSI UANG KEMBALI 100% TANPA POTONGAN.

Apa Itu Diabetes ?

diabet Apa penyakit Diabetes itu? Mungkin nama penyakit ini sudah tidak asing lagi di telinga orang indonesia. Diabetes adalah suatu penyakit dimana kadar glukosa (gula sederhana) di dalam darah tinggi, yang terus-menerus dan bervariasi, terutama setelah makan, karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara cukup. Level gula darah adalah konsentrasi gula di dalam darah saat puasa, perhitungannya adalah per milligram per desiliter ( 60 mg -140 mg/dlt adalah ukuran normal).

Apa Insulin itu? Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas, yang bertanggungjawab dalam mempertahankan kadar gula darah yang normal. Fungsi Insulin adalah memasukkan gula ke dalam sel sehingga bisa menghasilkan energi atau disimpan sebagai cadangan energi. Dalam struktur tubuh, ada yang kurang insulin, ada yang insulinnya sama sekali tidak ada, ada yang mempunyai insulin tapi tidak berfungsi dengan baik, dan lain-lain.

Baca juga : Obat Syaraf Kejepit Herbal

Setiap makanan yang kita santap akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Dalam lambung dan usus, makanan diuraikan menjadi beberapa elemen dasarnya, termasuk salah satu jenis gula, yaitu glukosa. Jika terdapat gula, maka pankreas menghasilkan insulin, yang membantu mengalirkan gula ke dalam sel-sel tubuh. Kemudian, gula tersebut dapat diserap dengan baik dalam tubuh dan dibakar untuk menghasilkan energi.

Ketika seseorang menderita Diabetes, maka pankreas orang tersebut tidak dapat menghasilkan cukup insulin untuk menyerap gula yang diperoleh dari makanan. Itu yang menyebabkan kadar gula dalam darah menjadi tinggi akibat timbunan gula dari makanan yang tidak dapat diserap dengan baik dan dibakar menjadi energi. Penyebab lain adalah insulin yang cacat atau tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin dengan baik.

Diabetes  terdiri dari dua jenis, yaitu:

  • Diabetes Tipe 1
  • Diabetes Tipe 2

Sekarang, saya akan menjelaskan apa itu Diabetes Tipe 1 dan apa itu Diabetes Tipe 2 beserta faktor penyebab dan gejala-gejalanya.

mengenal-diabetes-tipe1Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1. Pada diabetes jenis ini, pankreas tidak bisa memproduksi insulin sama sekali. Sehingga, untuk bertahan hidup, penderita bergantung pada pemberian insulin dari luar dengan cara disuntik. Karena itu, Diabetes ini juga memiliki istilah Insulin Dependent Diabetes Mellitus (IDDM). Jumlah kejadiannya sangat langka, hanya sekitar 10% dari total diabetesi (penderita diabetes) di dunia dan kurang dari 1% di Indonesia. Diabetes tipe 1 biasanya mengenai anak-anak dan remaja.

Penyebab Diabetes Tipe 1

Penyebab utama Diabetes berhubungan erat dengan hormon insulin. Diabetes tipe 1 disebabkan oleh ketidakmampuan tubuh dalam memproduksi hormon insulin. Hormon ini berfungsi untuk memindahkan glukosa dari dalam darah ke sel-sel yang akan mengolahnya menjadi energi. Organ pankreas dalam tubuh penderita Diabetes tipe 1 tidak mampu memproduksi hormon insulin sesuai kebutuhan tubuh.

Tanpa insulin, sel-sel tubuh akan mengolah lemak dan otot menjadi energi sehingga menyebabkan turunnya berat badan. Ini dapat mengakibatkan kondisi akut yang disebut ketoasidosis diabetik pada penderita Diabetes tipe 1, yaitu saat darah menjadi terlalu asam serta terjadi dehidrasi yang membahayakan.

Diabetes tipe 1 disebut dengan kondisi autoimun, yaitu sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel dalam pankreas karena mengira mereka akan membahayakan tubuh.

Gejala Diabetes Tipe 1

Diabetes tipe 1 terjadi saat tubuh kekurangan hormon insulin, sehingga kadar glukosa (gula darah) meningkat hingga di atas normal. Insulin berfungsi untuk menyerap nutrisi dan gula dalam darah, kemudian mensirkulasikannya ke berbagai sel tubuh untuk dijadikan sebagai sumber energi.

Penderita Diabetes tipe 1 hanya memproduksi insulin dalam jumlah yang sangat sedikit atau bahkan tidak sama sekali. Akibatnya glukosa dalam darah semakin meningkat (hiperglikemia) dan sel-sel tubuh tidak mendapatkan asupan energi yang cukup. Kondisi tersebut dapat menyebabkan:

  • Dehidrasi. Tingginya kadar gula dalam darah akan meningkatkan frekuensi urinasi (buang air kecil) sebagai reaksi untuk mengurangi kadar gula. Saat gula darah keluar bersama urine, tubuh juga akan kehilangan banyak air, sehingga mengakibatkan dehidrasi.
  • Kehilangan berat badan. Gula dalam darah (glukosa) merupakan sumber energi bagi tubuh. Glukosa yang terbuang bersama urine juga mengandung banyak nutrisi dan kalori yang diperlukan tubuh manusia. Oleh karena itu penderita diabetes tipe 1 juga akan kehilangan berat badannya secara drastis.
  • Kerusakan tubuh. Tingginya level gula dalam darah akan menyebabkan kerusakan pada jaringan tubuh. Kondisi ini juga akan merusak pembuluh darah kecil pada mata, ginjal dan jantung. Penderita Diabetes berisiko tinggi mengalami serangan jantung dan stroke.

Diabetes tipe 1 dapat menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut, yaitu:

  • Sering merasa haus
  • Sering merasa lapar, khususnya setelah makan
  • Mulut kering
  • Mual hingga muntah
  • Hilangnya berat badan tanpa alasan yang jelas
  • Kelelahan (fatigue)
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Luka atau infeksi pada kulit dan saluran kemih
  • Bernapas dengan cepat
  • Sakit perut

mengenal-diabetes-tipe2Diabetes Tipe 2

Inilah jenis Diabetes yang diderita 90% para penderita Diabetes. Diabetes jenis ini disebut juga diabetes life style karena selain faktor keturunan, penyebab utamanya adalah gaya hidup tidak sehat. “Sebanyak 90% diabetesi menderita DM karena pengaruh faktor keturunan. Tapi, faktor lingkungan dan gaya hidup adalah faktor pemicu terjadinya DM,” jelas Prof. Sidartawan. Umumnya, Diabetes tipe ini mengenai orang dewasa, tapi akhir-akhir ini juga banyak mengenai orang-orang yang lebih muda.

Berbeda dari Diabetes tipe 1 yang muncul tiba-tiba, Diabetes tipe 2 berkembang sangat lambat, bisa sampai bertahun-tahun. Karena itu, gejalanya sering kali tidak jelas terasa. Penderita Diabetes tipe 2 tidak mutlak memerlukan suntikan insulin karena pankreasnya masih menghasilkan insulin, tapi kerja insulin menjadi tidak efektif karena di dalam tubuh tengah terjadi resistensi insulin atau penurunan kemampuan hormon insulin menurunkan kadar gula darah.

Saat terjadi resistensi insulin, pankreas harus bekerja keras memproduksi insulin sebanyak-banyaknya untuk dapat menggempur resistensi insulin tersebut dan memberi kesempatan gula untuk masuk ke dalam sel-sel tubuh. Jika kondisi ini tidak segera diperbaiki, pankreas akan kelelahan dan kemampuannya untuk menghasilkan insulin menurun sehingga gula akan menumpuk di dalam darah. Salah satu faktor pemicu resistensi insulin atau Diabetes tipe 2 adalah kegemukan, khususnya kegemukan di daerah perut, kurangnya aktivitas fisik, dan terlalu banyak makan dengan gizi yang tidak seimbang.

Penyebab Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 Terjadi karena tubuh tidak memproduksi hormon insulin yang mencukupi atau karena insulin tidak dapat digunakan dengan baik (resistensi insulin). Tipe ini merupakan yang terbanyak diderita saat ini (90% lebih), sering terjadi pada mereka yang berusia lebih dari 40 tahun, gemuk dan mempunyai riwayat Diabetes dalam keluarga.

Berikut ini beberapa faktor penyebab Diabetes tipe 2, yaitu:

  • Gorengan
    Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, Diabetes melitus dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan.
  • Asupan alkohol
    Konsumsi alkohol yang berlebihan bisa membuat tubuh menjadi tidak sehat dan juga meningkatkan resiko Diabetes. Alkohol memiliki kadar gula dalam jumlah yang tinggi di dalamnya dan ketika diminum secara berlebihan dan tidak bisa di olah di prankreas maka hal ini akan menyebabkan Dibetes melitus tipe 2. Disarankan bahwa anda berhenti minum alkohol jika anda sudah menderita Diabetes melitus tipe 2.
  • Kecanduan rokok
    Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap Diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga.
  • Malas beraktivitas fisik
    Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus Diabetes melitus tipe 2 di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita Diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas dan terkena Diabetes melitus tipe 2 lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya.
  • Stress
    Stress adalah penyebab utama dari Diabetes melitus tipe 2. Stress menyebabkan anda memiliki gaya hidup yang tidak tenang dan terganggu dimana hal ini menyebabkan banyak kecemasan dan tekanan darah tinggi. Jika anda tidak meluangkan waktu untuk tubuh anda agar bisa beristirahat, maka anda tidak akan mampu menghilangkan stress dari kehidupan anda. Stres berat atau depresi bisa meningkatkan risiko terkena Diabetes melitus tipe 2.

Gejala Diabetes Tipe 2

Diabetes tipe 2 lebih sering terjadi pada usia dewasa, karena itu sering disebut dengan adult-onset diabetes. Penyakit ini dulu disebut dengan non-insulin dependent of diabetes mellitus (NIDDM), karena tidak bergantung terhadap hormon insulin. Lain halnya dengan Diabetes tipe 1 (insulin dependent diabetes mellitus/IDDM) yang mengharuskan penderitanya menjalani terapi insulin atau injeksi insulin setiap harinya untuk mengontrol kadar glukosa dalam darah.

Sejalan dengan waktu, tingginya kadar gula darah (glukosa) dapat mengakibatkan dehidrasi, menurunnya berat badan, serta kerusakan syaraf, yang berujung pada berbagai komplikasi akibat Diabetes seperti gagal ginjal, penyakit jantung, kerusakan mata, infeksi parah (khususnya pada bagian kaki), dan lain sebagainya.

Gejala Diabetes tipe 2 bisa saja berbeda-beda pada setiap orang. Tingginya kadar glukosa dalam darah dapat menimbulkan gejala-gejala sebagai berikut, antara lain:

  • Sering buang air kecil dan haus berlebihan
    Sering terbangun malam hari untuk buang air kecil bisa menjadi gejala Diabetes. Pada kondisi ini, ginjal bekerja sangat aktif untuk menyingkirkan kelebihan glukosa dalam darah. Sedangkan rasa haus yang berlebihan adalah respon tubuh untuk mengisi cairan yang hilang akibat sering buang air kecil. Kedua gejala ini berjalan seiring sebagai mekanisme tubuh untuk menurunkan kadar gula darah.
  • Kehilangan berat badan
    Kadar gula darah yang tinggi bisa menyebabkan penurunan berat badan yang cepat, katakanlah 5-10 kilo selama dua atau tiga bulan (tapi ini bukan penurunan berat badan yang sehat). Karena hormon insulin tidak mampu mengirim glukosa ke dalam sel untuk digunakan sebagai energi, tubuh mulai memecah protein dari otot-otot sebagai sumber energi alternatif. Ginjal juga bekerja ekstra untuk menghilangkan kelebihan gula, dan menyebabkan kehilangan kalori yang dapat membahayakan ginjal.
  • Kelaparan
    Rasa lapar berlebihan adalah tanda lain dari Diabetes. Ini terjadi akibat kadar gula yang tinggi namun tidak dapat masuk ke dalam sel untuk digunakan dalam proses metabolisme. Ketika kadar gula darah tidak dapat masuk ke dalam sel, tubuh berpikir belum mendapatkan asupan makanan sehingga mengirim sinyal lapar untuk mendapatkan glukosa lebih banyak agar sel-sel dapat berfungsi.
  • Masalah kulit
    Kulit gatal, dan kering, bisa menjadi tanda Diabetes. Contoh lain adalah acanthosis nigricans yaitu penggelapan kulit di sekitar leher atau ketiak. Orang yang memiliki kondisi ini sudah mengalami proses resistensi insulin meskipun gula darah mereka mungkin tidak tinggi.
  • Penyembuhan luka yang lambat
    Infeksi, luka, dan memar yang tidak kunjung sembuh adalah tanda klasik Diabetes. Hal ini terjadi karena pembuluh darah vena dan arteri rusak akibat jumlah glukosa berlebih. Kondisi ini membuat darah sulit menjangkau daerah-daerah tubuh yang luka untuk memfasilitasi proses penyembuhan.
  • Infeksi jamur
    Diabetes akan menurunkan sistem kekebalan tubuh secara umum. Tubuh menjadi rentan terhadap berbagai infeksi, termasuk infeksi paling umum seperti jamur (candida). Jamur dan bakteri mampu berkembang biak pesat di lingkungan yang kaya gula. Perempuan, khususnya, perlu waspada terhadap infeksi candida seperti keputihan.
  • Kelelahan dan mudah marah
    Orang yang memiliki kadar gula darah tinggi, umumnya akan merasa tidak enak badan. Sering terbangun di malam hari untuk berkemih, akan membuat badan tidak segar keesokan harinya. Kondisi inilah yang membuat orang tersebut menjadi lelah dan mudah marah.
  • Penglihatan kabur
    Penglihatan yang kabur atau sesekali seperti melihat cahaya berkedip merupakan akibat langsung dari kadar gula darah tinggi. Kadar glukosa tinggi mampu mengubah bentuk lensa dan mata. Kabar baiknya gejala ini reversibel (bisa kembali normal) saat kadar gula darah kembali atau mendekati normal. Namun, kadar gula yang tidak terkontrol akan menyebabkan kerusakan permanen, bahkan kebutaan.
  • Kesemutan atau mati rasa
    Kesemutan dan mati rasa di tangan dan kaki, bersama dengan rasa sakit terbakar atau bengkak merupakan tanda-tanda bahwa saraf sedang dirusak oleh Diabetes. Jika dibiarkan, kondisi ini dapat menyebabkan neuropati (kerusakan saraf) permanen.
  • Hasil tes darah
    Beberapa metode tes dapat digunakan untuk memeriksa Diabetes, tapi hasil tes tunggal tidak pernah cukup untuk mendiagnosa diabetes (tes harus diulang). Salah satu tes adalah tes glukosa plasma setelah puasa. Tes dilakukan untuk memeriksa gula darah setelah semalam (atau delapan jam) tidak makan. Glukosa darah di atas 126 miligram per desiliter (mg/dL) pada dua tes yang berbeda akan berarti Diabetes. Glukosa darah normal adalah 99 mg/dL. Tingkat gula darah 100 sampai 125 mg/dL akan dianggap sebagai pradiabetes.

Jelly Gamat QnC – Obat Diabetes Herbal Alami Terbaik Paling Ampuh

Obat Diabetes HerbalJelly Gamat QnC merupakan obat herbal asli Indonesia yang terbuat dari ekstrak gamat emas terbaik yang mengandung Gamapeptide. Senyawa Gamapeptide ini bermanfaat untuk mencegah inflamasi, mengurangi rasa sakit, mempercepat penyembuhan luka hingga 3 x lebih baik dibanding dengan obat antiseptik pada umumnya, mengaktifkan pertumbuhan dan mengaktifkan sel-sel dan jaringan tubuh, membuat kulit lebih muda dan menjaga kesehatan kulit sehingga akan kecantikan terjaga, menstabilkan emosi, melancarkan sirkulasi darah.

Ekstrak gamat emas ini mengandung senyawa Ribozome Inactivating Protein ( Rips ) yang berperan aktif dalam proses regenerasi sel-sel dan jaringan tubuh. Selain itu Rips juga telah telah teruji secara klinis mampu mengatasi resistensi insulin yakni dengan mengembalikan sensitifitas sel-sel tubuh terhadap insulin, sehingga sel-sel tubuh dapat menggunakan insulin secara efektif. Sehingga kadar gula darah dapat terkendali.  Obat QnC Jelly Gamat sangat cocok untuk digunakan sebagai cara mengobati penyakit diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2 secara ALAMI, AMAN dan AMPUH tanpa efek samping.

Hasil penelitian juga telah terbukti bahwa gamat emas mengandung Cell Growth Factor (faktor regenerasi sel) sehingga mampu merangsang regenerasi sekaligus membantu pemulihan sel dan jaringan tubuh manusia yang telah rusak bahkan telah membusuk, sehingga menjadi sehat dan pulih kembali, contohnya seperti penyakit diabetes ini.

Aturan Konsumsi :

  • Sehari 2 x 2 sendok makan (pagi dan malam hari)

Testimoni Jelly Gamat QnC Untuk Diabetes

obat diabetes

Simpan

Daftar Harga Jelly Gamat QnC

 Obat Diabetes

CARA PEMESANAN OBAT DIABETES JELLY GAMAT QNC

”ingat kode produk ( QJG ) Harus selalu di cantumkan di setiap pemesanan untuk mempermudah proses pelayanan kami”

Untuk Anda yang berminat dan tertarik ingin memesan Jelly Gamat QnC dari kami silakan bisa langsung mengirimkan pesan via SMS kepada kami, dengan format pemesanan dibawah ini :

KETIK ⇒ QJG : Jumlah Pemesanan : Nama Lengkap : Alamat Lengkap : No.Hp/Telp

Kirim ⇒ 0853-5115-2300

Contoh Penulisan Pesan

QJG : 10 botol : Rudi Widodo : Jln. Sutisna Senjaya No.123 Rt.02/Rw.03 Kec.Tawang Kota Tasikmalaya Jawa Barat : 082 224 363 ***


Setiap pemesanan Jelly Gamat QnC harus mencantumkan Kode QJG sebagai tanda bukti Anda telah memesan produk di website resmi kami.


KEUNGGULAN BERBELANJA DI jellygamatgoldgplus.com :

  • Obat tidak sampai atau rusak akan diganti dengan yang baru tanpa ada tambahan biaya
  • Pesan 1 – 2 botol barang dikirim dulu, setelah sampai dengan baik baru transfer pembayaran .
  • Beli diatas 2 botol harus transfer pembayaran, baru produk dikirim
  • Beli dengan jumlah banyak mendapatkan FREE ONGKIR dan POTONGAN HARGA.

Proses Packing dan Pengiriman JellyGamatGoldGPlus.com Herbal Via JNE

Jelly Gamat QnC

BUKTI TRANSAKSI BERSAMA KONSUMEN KAMI !!!

Jelly Gamat QnC

No. Rekening Pembayaran

NAMA BANK NO REKENING
Bank BCA KCU Tasikmalaya 054-065-9702
Bank BRI Cab. Tasikmalaya 4462-01-001059-50-9
Bank Mandiri KCP Tasikmalaya Mustofa 131-00-1083303-8
Bank BNI Kota Tasikmalaya 410-031-9933
Semua nomor rekening atas nama Septian Maulana Munggaran/Puput Sundari

Terimakasih atas kepercayaan Anda memesan produk di website resmi kami, semoga produk yang kami rekomendasikan menjadi perantara kesembuhan penyakit yang diderita. Semoga Lekas Sembuh ..

Perhatian !!

Kami dengan tegas mengingatkan kepada anda para kostumer kami, bahwa QnC Jelly Gamat tidak di jual di apotik dan hanya kepada Agen Resmi saja anda dapat membeli. Hal ini bertujuan untuk mencegah tindak pemalsuan produk. Sehingga jika anda orang yang menawarkan obat qnc jelly gamat di apotik dengan harga dibawah harga resmi, bisa dipastikan produk tersebut PALSU.

Alamat Kantor Pusat

Jln. Noenoeng Tisnasaputra. Perum Wijaya Permai 2 Depan Blok D 1. Kecamatan Tawang. Kota Tasikmalaya Jawa Barat.

Jelly Gamat QnC

Post By : Jelly Gamat QnC Asli Original

Be Sociable, Share!